
KianHome - Minum yang cukup memang dibutuhkan agar tidak mengalami dehidrasi. Tapi terlalu banyak minum justru bisa berbahaya bagi tubuh. Untuk itu hindari terlalu banyak minum dalam satu waktu.
Umumnya konsumsi cairan berlebih dialami oleh atlet pelari yang mengonsumsi terlalu banyak air setelah mengikuti lomba maraton. Dalam survei yang dipublikasikan oleh British Journal of Sports Medicine menemukan bahwa lebih dari setengah pelari mengonsumsi terlalu banyak air.
"Studi terbaru menemukan panduan yang tepat adalah menggunakan sinyal dari rasa haus yang timbul," ujar James Winger, MD, seorang dokter kedokteran olahraga dari Loyola University Health System di Maywood, Illinois, seperti dikutip dari Menshealth.com, Kamis (15/9/2011).
Selama dekade terakhir saran yang diberikan untuk pelari adalah mengonsumsi air setiap 1 mil atau setiap 1 jam, padahal tingkat keringat setiap orang berbeda-beda. Karenanya American College of Sports Medicine merekomendasikan saran yang lebih individual, yaitu dengan memperkirakan cairan yang hilang melalui berat badannya,
Sedangkan Dr Winger menggunakan teknik osmolalitas, jika nilai ini meningkat 1-2 persen maka bagian otak hipotalamus akan mengirim sinyal ke otak untuk menyuruh seseorang minum melalui rasa haus.
Jika seseorang mengabaikan rasa haus dengan terus minum air yang terlalu banyak justru bisa berbahaya bagi tubuh. Ia berisiko mengalami penurunan konsentrasi natrium dalam darah atau hiponatremia.
Kondisi ini bisa memicu terjadinya pembengkakan otak yang menyebabkan kebingungan dan kejang-kejang bahkan bisa menyebabkan kematian. Hal ini karena terlalu banyak air yang masuk ke tubuh akan menyebabkan masalah pada sel-sel otak.
"Tak ada seorang pelari pun yang pernah mengalami kematian akibat dehidrasi selama kompetisi atletik, tapi sekitar 0,3 persen pelari tercatat mengalami hiponatremia," ujar Dr Winger.
Selain itu sifat air sangat mudah diserap, sehingga dalam jumlah banyak akan meningkatkan volume darah. Dampaknya akan membebani jantung yang memompa darah dan ginjal yang akan menyaringnya.
Sebaiknya beri waktu bagi tubuh untuk beristirahat dengan tidak minum langsung dalam jumlah banyak, minumlah 1-2 gelas terlalu dahulu beri selang waktu dan jika masih timbul rasa haus baru minum kembali.
Umumnya konsumsi cairan berlebih dialami oleh atlet pelari yang mengonsumsi terlalu banyak air setelah mengikuti lomba maraton. Dalam survei yang dipublikasikan oleh British Journal of Sports Medicine menemukan bahwa lebih dari setengah pelari mengonsumsi terlalu banyak air.
"Studi terbaru menemukan panduan yang tepat adalah menggunakan sinyal dari rasa haus yang timbul," ujar James Winger, MD, seorang dokter kedokteran olahraga dari Loyola University Health System di Maywood, Illinois, seperti dikutip dari Menshealth.com, Kamis (15/9/2011).
Selama dekade terakhir saran yang diberikan untuk pelari adalah mengonsumsi air setiap 1 mil atau setiap 1 jam, padahal tingkat keringat setiap orang berbeda-beda. Karenanya American College of Sports Medicine merekomendasikan saran yang lebih individual, yaitu dengan memperkirakan cairan yang hilang melalui berat badannya,
Sedangkan Dr Winger menggunakan teknik osmolalitas, jika nilai ini meningkat 1-2 persen maka bagian otak hipotalamus akan mengirim sinyal ke otak untuk menyuruh seseorang minum melalui rasa haus.
Jika seseorang mengabaikan rasa haus dengan terus minum air yang terlalu banyak justru bisa berbahaya bagi tubuh. Ia berisiko mengalami penurunan konsentrasi natrium dalam darah atau hiponatremia.
Kondisi ini bisa memicu terjadinya pembengkakan otak yang menyebabkan kebingungan dan kejang-kejang bahkan bisa menyebabkan kematian. Hal ini karena terlalu banyak air yang masuk ke tubuh akan menyebabkan masalah pada sel-sel otak.
"Tak ada seorang pelari pun yang pernah mengalami kematian akibat dehidrasi selama kompetisi atletik, tapi sekitar 0,3 persen pelari tercatat mengalami hiponatremia," ujar Dr Winger.
Selain itu sifat air sangat mudah diserap, sehingga dalam jumlah banyak akan meningkatkan volume darah. Dampaknya akan membebani jantung yang memompa darah dan ginjal yang akan menyaringnya.
Sebaiknya beri waktu bagi tubuh untuk beristirahat dengan tidak minum langsung dalam jumlah banyak, minumlah 1-2 gelas terlalu dahulu beri selang waktu dan jika masih timbul rasa haus baru minum kembali.
sumber : detik health
Related Post :
Tips
- 30 Menit Latihan "Freestyle" Bakar 600 Kalori
- Menganggur, salah satu faktor penyebab pria mandul
- 6 Penyakit Kronis Kini Intai Kaum Muda
- Ingin Seks Sehat, Hindari dari Stres!
- Seks Ternyata Bisa Bikin Cantik
- Nutrisi Yang Mampu Menjaga Kesehatan Vagina
- Inilah Proses yang pada Tubuh Terjadi Saat Tidur Siang
- Cegah Rambut Beruban dengan Konsumsi Beras Merah
- 8 Tragedi Kecelakaan Pada Vagina
- Tips Mengatasi Ketombe Yang Membandel di Kepala
- Inilah Olahraga Yang Bisa Bikin Seksi
- Tips Agar Mr P Lebih Perkasa
- Mau turun kolestrol, minum susu kedelai
- Ingin anak laki-laki, coba dengan "Doggy Style"
- Tips agar rambut tak menjadi kusam

iya sobat, segala sesuatu kalau berlebihan maka tidaklah baik. nice share trims :) ...Replay